Teman Sedang Curhat? Lakukan 5 Hal Sotoy Ini

Pernah gak sih kamu ada dalam keadaan, dimana sedang asik-asiknya bermain dan sedang senang-senangnya chat sama gebetan atau pacar, ada teman kamu yang merusak suasana tersebut? Namun merusaknya ini dalam arti teman kamu sedang mengalami suatu masalah. Teman atau sahabat yang sedang mengalami masalah ini akhirnya datang untuk ngobrol atau chat ke kamu, untuk curhat sesuatu yang sedang dia hadapi.

Pada akhirnya, kamu mau tidak mau harus menemani dan menanggapi curhatan teman kamu tersebut. Memang, saat kamu menanggapi curhatan teman, kamu bisa menyambi chat dengan yang lainnya atau tetap sambil bermain. Namun, kamu pasti tidak akan fokus dan setengah-setengah dalam menanggapi curhatan tersebut. Apalagi kalau dia curhatnya ngobrol langsung tanpa melalui chat. Ada baiknya, saat teman kita sedang mengalami masalah, berusaha lah untuk menghiburnya atau sekedar mendengarkan curhatan dia.

Kalau dari pengalaman saya selama bergaul dan setelah cari informasinya di Google, curhat sendiri merupakan singkatan dari curhatan hati (perasaan). Jadi dimana seseorang tersebut membutuhkan seorang teman yang mau bersedia mendengarkan segala cerita yang ingin disampaikan, baik itu sedih, kesal, senang, dll.

Saat ada teman kamu yang ingin curhat, itu artinya dia sudah mempercayakan segala sesuatunya ke kamu. Jadi jangan sampai kamu mengecewakannya. Karena sebelum dia ingin bercerita ke kamu, dia pasti sudah memikirkan beribu-ribu teman yang dia punya, yang pada akhirnya kamu lah yang dipilih. Karena dia percaya dan merasa nyaman apabila bercerita ke kamu.

Memang mengalami suatu masalah dalam hidup adalah sebuah tantangan tersendiri. Apalagi kamu termasuk orang yang sabar saat menghadapi masalah. Namun, apakah kamu tau sifat teman kamu tersebut? Apakah dia termasuk orang yang kuat dalam menghadapi masalah atau dia termasuk orang yang butuh tempat dan butuh seseorang untuk berbagi keluh kesahnya? Maka dari itu, sebaiknya saat teman sedang mengalami masalah dan dia mencari kamu untuk berbagi kisahnya, Hargai usahanya dan dengarkan apa yang mau dia ceritakan.

Namun terkadang kamu bingung saat ada teman yang mendadak minta ditemenin curhat kan? Kamu bingung hal apa yang harus dilakukan, apakah cukup diam dan menyimak semua cerita dia atau ada hal lain yang harus dilakukan. Agar teman merasa betah dan nyaman saat cerita dan semakin percaya ke kamu, lakukan lah hal-hal berikut ini. Oya, untuk teman yang curhat ini posisinya cerita langsung tanpa melalui chat ya.

Karena biasanya saat teman ingin curhat, perasaannya sedang berkecamuk entah itu kesel atau sedih atau bercampur menjadi satu. Saat kamu tau kalo dia sedang merasakan hal itu, ucapkan lah kata-kata positif yang bisa membuat dia merasa lebih tenang. Kalau teman kamu masih belum bisa merasa tenang, terus ucapkan kata-kata positif atau ingatkan dia tentang hal-hal yang baik, sampai dia akhirnya bisa mengendalikan dirinya. Jangan sampai kamu memberikan kalimat yang malah membuatnya semakin sedih dan semakin kesal. Kalo dia belum tenang juga, coba ambil air dan doakan air tersebut, lalu semprot ke dia. Karena takutnya teman kamu udah kesurupan (bercanda ya) :D

Walaupun teman kamu sudah tenang, pasti saat bercerita ia tetap akan terburu-buru dalam menceritakan masalahnya. Apalagi perempuan, mungkin kecepatan berbicaranya akan bertambah saat mereka sedang curhat, mungkin 60km/jam atau mungkin bisa lebih (bercanda). Kalau misalkan ada teman kamu yang seperti ini, berusahalah untuk mendengarkan dan memahami semua pokok masalah yang dia ceritakan.

Karena, pada akhirnya saat dia sudah berhenti berbicara, kamu mau tidak mau harus memberikan sebuah nasihat atau saran yang membuat dia merasa lebih tenang. Kalau kamu tidak mendengarkan dan tidak memahami semua ceritanya, teman akan merasa telah salah memilih tempat curhat dan akan sedikit kecewa. So, jadilah pendengar yang baik. Yaa anggap saja sebagai latihan listening kamu. Di sini lah kemampuan pendengaran ultasonic kamu diuji :D

Pada dasarnya, kebanyakan orang yang curhat itu tidak sekedar hanya ingin didengarkan saja. Namun terkadang mereka ingin mendapatkan sebuah saran yang berguna untuk masalahnya. Walaupun tidak membuat masalah yang dihadapinya selesai, tapi saran tersebut bisa menjadi opsi atau tambahan dalam dia menyelesaikan masalahnya. Karena sebelum dia curhat, pasti teman kamu sudah memiliki beberapa rumusan atau jawaban atas apa yang sedang dihadapi. Tapi dia akan berusaha mencari opsi dan dijadikan tambahan ke rumusan atau jawaban yang dia miliki. Saat kamu memberikan saran dan nasihat, teman kamu akan merasa bahwa dia memilih orang yang tepat sebagai tempat curhat #aseeeeeek :D

Nah, kalau kamu tidak memiliki saran yang baik atau bermanfaat. Cobalah hibur dia, buatlah dia tersenyum. Katakan kalau masih banyak orang-orang di luar sana yang memiliki masalah lebih besar dan berat daripada dia. Keluarkan kata-kata bijak yang kamu ingat saat liat di internet (hahaha :D). Kamu juga bisa bilang bahwa dia termasuk orang yang kuat karena masih bisa menjalani masalah tersebut.

Pokoknya keluarkan kata-kata yang membuatnya tenang atau tinggikan dia agar dia merasa benar-benar kalau dia sanggup menjalani masalah tersebut. Kalau dia masih sedih juga, ajak nonton dan makan, lalu bilang kamu yang bayarin. Kalau gak tanya aja ke dia apa yang pengen banget teman kamu ini beli tapi belum bisa kebeli dan bilang kamu akan beliin. Dijamin deh dia senang lagi kamu bangkrut. Bercanda ya hahaha :D

Sebetulnya, ini yang susah-susah gampang. Tapi ingat ke poin sebelumnya, bahwa dia memilih untuk curhat ke kamu karena dia percaya segala sesuatu ke kamu. Jadi berusahalah untuk tidak menceritakannya ke orang lain. Karena teman kamu pun tidak ingin masalah yang dihadapinya ini tersebar luas ke orang lain. So, jaga rahasianya agar pertemanan atau persahabatn kamu tetap terjaga selamanya.

Itu dia beberapa hal sotoy dari saya yang bisa kamu lakukan saat teman curhat ke kamu. Tapi setiap orang pasti punya caranya masing-masing dong, karena hal sotoy di atas merupakan versi saya. Intinya jangan sampai kamu salah sikap saat teman sedang curhat ke kamu. Bukannya dia nyaman dan percaya, yang ada dia akan kecewa dan malas untuk menceritakan hal lain tentang dirinya ke kamu. So, berusahalah bijak dan positif saat teman curhat ya. Oya nomor empat, tiga kalimat terakhir jangan diikutin ya, ntr kamu bangkrut beneran hahaha :D Dan maap nih lagi sotoy kasih-kasih tips kaya gini hahaha

Sumber image : pixabay
Share:

10 comments:

Copyright © panji | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com