Cerita Bagian 4 : Lelah, Tapi Cukup Menyenangkan

Panji Saputro
Kurang lebih satu bulan saya dan temen-teman merencanakan kegiatan liburan ke puncak. Memang bukan kegiatan liburan yang mewah. Tapi cukup sepertinya untuk memberikan penyegaran jiwa dan pikiran kepada kami.

Oya...

Jalan-jalan ke puncak ini kami beri nama "Liburan Kaum Kusam". Terdengar kampung ya? Tapi memang begitu lah. Liburan Kaum Kusam diisi oleh beberapa anak muda yang sudah bekerja, anak kuliah dan yang masih SMK pun ada.

Sebelumnya saya tidak berniat ikut liburan ini. Karena sudah beberapa kali datang ke puncak, hanya tidur, makan, bangun liat pemandangan, tidur lagi, makan dan pulang. Kegiatan yang sunggug membosankan.

Akhirnya saya mengajukan sebuah ide kepada teman-teman, untuk mengadakan sebuah games saat kami nanti menginao di salah satu villa di puncak. Teman-teman pun setuju dan kami pun membuat panitia kecil. Ada yang bertugas menyiapkan bahan-bahan makanan dan membuat makanan saat di villa nanti. Pastinya bukan saya yang mengemban tugas tersebut.

Saya bertugas untuk menyiapkan tema-tema games yang akan dilaksanakan nantinya. Karena saya yang memberikan ide tersebut, maka saya harus bertanggung jawab membuat games bisa berjalan dengan lancar.

Singkat cerita saya sudah membuat beberapa games, setidaknya ada 6 hingga 7 games yang kami buat. Lebih tepatnya saya dan satu orang teman saya. Ya sebut saja tio. Satu hari sebelum keberangkatan, saya dan tio menyiapkan games hingga jam 2 pagi. Seingat saya hingga jam segitu.

Bodohnya, kami harus berangkat paginya saat pukul 7. Bisa dibayangkan betapa singkat tidur saya dan tio hahaha

Kami memang sudah merencakan semuanya. Mulai dari berangkat jam 7 pagi hingga perkiraan sampai di villa menjelang siang hari antara pukul 11 atau 12 siang. Tapi karena hujan yang cukup deras, kami pun harus menunda keberangkatan. Tapi dengan turunnya hujan, saya bisa lebih lama beristirahat karena tidur saya yang terlalu singkat tadi malam.

akhirnya kami berangkat kurang lebih pukul 8 lewat, hampi pukul 9 pagi. Perjalanan menuju villa di puncak pun tidak selurus yang kami kira. Karena saya dan beberapa teman harus terpisah dengan rombongan.

Sebelum berangkat kami sudah menentukan titik temu saat di perjalanan nanti. Titik temu pertama di daerah sentul. Kemudian yang kedua di bukit pelangi. Perjalanan dari titik temu pertama menuju bukti pelangi kami terpisah dengan rombongan. Sehingga membuat waktu terbuang karena sempat nyasar.

*ceritanya sudah sampai*

Akhirnya setelah 3 jam lebih kami menghabiskan waktu diperjalanan, sampi di tempat tujuan. Saat sudah sampai kami langsung meyiapkan acara apa saja yang bisa dilakukan. Karena bisa dibilang games yang saya dan tio cukup memakan banyak waktu, dan itu di luar perkiraan kami berdua.

Sebagai panitia acara games, saya dan tio cukup merasakan kelelahan. Karena hingga malam tiba pun kami masih harus menyelaikan setidaknya 2 games, hingga akhirnya teman-teman bisa sedikit bebas.

Singkat cerita, semua games telah selesai dan kami bisa bersantai. Hal pertama yang saya lakukan ya duduk bersandar di villa sambil menonton winter anime di website andalan. Setelah itu saya tidur untuk mengistirahatkan tubuh yang cukup lelah.

Keesokannya...

Saya merasa lega karena sudah menyelesaikan kewajiban sebagai panitia games. Hal yang saya lakukan setelah bangun tidur di pagi hari yaitu mandi. Kemudian pergi ke luar villa untuk menikmati keindahan pemandangan di puncak, dan sedikit mengabadikan beberapa momen indah tersebut. Karena padatnya aktivitas saat menjadi panitia, mengharuskan saya untuk fokus terhadap acara.

Melihat pemandangan di puncak, membuat saya berpikir.
"Bahwa terkadang kita memang perlu melakukan aktivitas di luar rutinitas yang biasa kita lakukan."
Kenyataannya saya memang cukup lelah dengan semua kegiatan yang kami lakukan dari pagi hingga malam hari. Tapi di luar itu, saya merasa senang. Karena setidaknya semua acara lancar, dan teman-teman menikmatinya.

Terlebih lagi dengan suasana yang khas di puncak. Melihat pemandangan hijau yang jarang sekali saya lihat di sekitaran Ibu Kota. Mungkin saya memang merasa lelah, namun pada akhirnya semua cukup menyenangkan. Semoga keseruan ini akan terus berlanjut, tidak berhenti di puncak saja.

Oya, kami sudah merencanakan untuk megadakan acara jalan-jalan lagi. Saya sudah menjelaskan mekanismenya yaitu dengan tabungan. Jadi setiap bulannya kami akan menabung hingga bulan Desember. Saat uang sudah terkumpul, kami akan menentukan tempat tujuan untuk liburan. Semoga tidak hanya menjadi sebuah wacan, dan acara jalan-jalannya lancar tidak ada hambatan.
Cerita Bagian 4 : Lelah, Tapi Cukup Menyenangkan

Post a Comment